5.15.2014

Lika-Liku Perjodohan


Engkau tidak mau tapi dia mau
atau engkau mau tapi sayang dia tidak mau.
Itu namanya belum jodoh.

Jika terus engkau ikuti harapanmu, tentu akan menyulitkan.
Jika terus engkau berpasrah dengan keadaanmu, juga kurang ideal.
Ambillah jalan tengah, yang cukupan sajalah.

Orang cantik tidak mesti dapet orang ganteng, dan begitu sebaliknya.

Dari faktor-faktor yang ada,
wanita cenderung memilih yang menentramkan hati,
adapun laki-laki cenderung memilih yang enak dilihat.

Oleh karena itu agar bahagia laki-laki (suami) harus berusaha menentramkan dgn penuh rasa tanggung jawab dan wanita (istri) harus berupaya melayani serta menyejukkan saat ia dipandang.

Wallahu a'lam

Faedah dari Ustadz Amy Hanif
 

Pria yang duduk di sampingku semalam adalah seorang syaikh yang LUAR BIASA

Ma-sya Allah... 
Umurnya tak kurang dari 50-an tahun. 
Kerut di wajahnya belum lagi banyak.janggut putih yang disemir dengan warna merah menghiasi wajah teduhnya.
Tampilannya begitu bersahaja,hanya jubah putih yang polos dan selembar kain putih yang menjadi mahkotanya. 
HP pegangannya hanya N 73 jadul yang sudah gores dan lecet di sana-sininya.
Seperti rutinitas biasanya, beliau begitu antusias untuk selalu hadir di majlis Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad,Ulama Ahli Hadits senior di Madinah,dalam kajian kitab 'Shahih Muslim' seusai shalat maghrib di Masjid Nabawi.
Dalam hati saya bergumam,
"Seseorang seperti beliau selalu menyempatkan dirinya di majlis ilmu seperti ini ?! kiranya malaikat manakah yang menjadi pendampingnya ?!".
Tangan kirinya memegang kitab,sedang yang kanannya dengan cekat menulis setiap faidah dan pelajaran yang sedang ia simak.
Begitu khusyuk.
Pemandangan yang tak pernah saya lihat di nusantara kita,Indonesia.
Sebenarnya ada satu hal yang ingin saya utarakan kepada beliau selepas Isya nanti.
Namun,saya sempat ragu,dan pastinya kalian pun akan sama ragunya dengan saya kalau tahu siapa beliau ini.
Beliau adalah Syaikh Yusuf Abu Muhammad.
-Seorang Milyarder besar negeri ini,Saudi Arabia.
-Pemilik hotel-hotel berbintang 5 di Mekkah dan kota lainnya.
-Pemilik puluhan sekolah dan lembaga-lembaga tahfidzul qur'an di seluruh Saudi.
-Pemilik belasan pabrik emas,perak,barang tambang,plastik,dan lainnya.
-Membangun puluhan mesjid di Saudi maupun luar negeri.
-Membangun fasilitas apartemen dan asrama GRATIS yang ia sediakan untuk para penuntut ilmu.
-Membangun dapur umum di Riyadh,Mekkah,Madinah,yang selalu menyediakan makan malam ataupun siang secara GRATIS kepada ribuan jama'ah haji dan umroh.
-Membagi-bagikan uang kepada jama'ah umroh sekitar Masjidil Haram pada hari jum'at tidak kurang dari ratusan juta rupiah.
- Dan proyek-proyek lain yang pasti beliau sembunyikan dari khalayak..


DR. 'Aid al Qarny menggambarkan tentang istrinya:


Subhanallah...terharu 

Beberapa malam yang lalu, sesaat sebelum aku tidur, aku berada di atas ranjang, aku menoleh ke arah istriku dan aku pandangi bentuk wajahnya sementara ia lagi tidur, aku bergumam dalam hatiku:

Malang sekali dia, setelah hidup selama bertahun-tahun bersama kedua orang tua dan keluarganya, ia datang untuk tidur di samping laki-laki yang asing baginya.
Dia tinggalkan rumah orang tuanya.
Dia tinggalkan bermanja-manja dengan kedua orang tuanya.
Dia tinggalkan bersenang-senang di rumah keluarganya.
Sekarang ia datang kepada laki-laki yang menyuruhnya untuk melakukan yang ma'ruf dan meninggalkan yang mungkar.
Dia melayani laki-laki itu sesuai dengan yang diredhai Allah.
Semua itu berdasarkan perintah agama, subhanallah......

Dari sini muncul pertanyaan di dalam diriku?!

37 KIAT AGAR SUAMI MAKIN SAYANG

Menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah tentu menjadi dambaan setiap pasutri. Berikut tips-tips untuk menuju kebahagiaan itu:

1. Jangan membiarkan suami anda memandang dalam keadaan anda tidak menggembirakannya. Wanita yang paling baik adalah wanita yang selalu membuat suaminya bahagia.

2. Hendaklah senyum itu senatiasa menghiasi bibirmu setiap anda dipandang oleh sang suami.

3. Perbanyaklah mencari keridhan suami dengan mentaatinya, sejauh mana ketaatan anda kepada suami, sejauh itu pulalah dia merasakan cintamu kepadanya dan dia akan segera menuju keridhaanmu.4. Pilihlah waktu ynag tepat untuk meluruskan kesalahan suami.

5. Jadilah anda orang yang lapang dada, janganlah sekali-kali menyebut-nyebut kekurangan suami anda kepada orang lain.

6. Perbaikilah kesalahan suami dengan segala kemampuan dan kecintaan yang anda miliki, janganlah berusaha melukai perasaannya.

7. Janganlah memuji-muji laki-laki lain dihadapan suami kecuali sifat diniyah yang ada pada laki-laki tersebut.

8. Jangan engkau benarkan ucapan negatif dari orang lain tentang suamimu.

9. Upayakan untuk tampil di depan suamimu dengan perbuatan yang disenanginya dan ucapan yang disenanginya pula.

10. Berilah pengertian kepada suami anda agar dia menghormatimu dan saling menghormati dalam semua urusan.

Kehidupan Dunia Menurut Generasi Salaf

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,

“Semoga Allah merahmati seseorang yang mencari harta dengan cara baik, membelanjakannya dengan sederhana, dan memberikan sisanya.

Arahkanlah sisa harta ini sesuai dengan yang diarahkan oleh Allah.
Letakkanlah di tempat yang diperintahkan oleh Allah.

Sungguh, generasi sebelum kalian mengambil dunia sebatas yang mereka perlukan.

Adapun yang lebih dari itu, mereka mendahulukan orang lain.

Ketahuilah, sesungguhnya kematian amat dekat dengan dunia hingga memperlihatkan berbagai keburukannnya.

Demi Allah, tidak seorang berakal pun yang merasa senang di dunia.

Karena itu, berhati-hatilah kalian dari jalan-jalan yang bercabang ini, yang muaranya adalah kesesatan dan janjinya adalah neraka.

Aku menjumpai sekumpulan orang dari generasi awal umat ini.
Apabila malam telah menurunkan tirai kegelapannya, mereka berdiri, lalu (bersujud) menghamparkan wajah mereka.

Air mata mereka berlinangan di pipi.
Mereka bermunajat kepada Maula (yakni Rabb) mereka agar memerdekakan hamba-Nya (dari neraka).

Apabila melakukan amal saleh, mereka gembira dan memohon kepada Allah agar menerima amalan tersebut.

Sebaliknya, apabila melakukan kejelekan, mereka bersedih dan memohon kepada Allah agar mengampuni kesalahan tersebut.


via: ummu fahrian ida


Dari Belantara Musik Menuju Taman Surga, Ketika Para Musisi Menemui Jalan Hidayah

JAKARTA (gemaislam) - 

Gemerlap dunia musik yang menggoda tak dapat membeli kenikmatan hidayah keimanan, setidaknya itulah yang dirasakan beberapa pemuda ini. 

Setelah lama berada dalam kubangan dosa akhirnya Allah berkenan mengenalkan mereka dengan manisnya hidayah.

Rupanya hal indah ini tak ingin mereka rasakan sendiri, ingin sekiranya kegembiraan ini mereka bagi dengan saudara-saudaranya yang masih terlena dalam gemerlap dunia, hingga akhirnya terbesit lah ide untuk menyadarkan mereka, salah satu caranya adalah mengadakan acara sharing dari para ex musisi yang mereka beri tema "Semua Suka Musik".

Dalam acara yang diadakan di masjid Nurul Iman Blok M Square pada Ahad, 11 Mei 2014 ini dimulai dengan nasehat dari seorang narasumber yaitu Ust. Ahmad Zainuddin, Lc.

Menurut beliau yang perlu disadari dan diyakini oleh setiap muslim adalah bahwa manusia ini sejatinya adalah budak Allah subhanahu wa ta'ala, sehingga sebagai seorang budak tentunya wajib dan patuh kepada pemiliknya suka maupun tidak suka.

Inilah inti tauhid.

"Tidak peduli berapa banyak dalil yang ia dengar jika poin ini belum difahami secara betul tidak akan ada hasilnya" kata beliau.

Menurut beliau banyak orang yang sudah mengerti dan mendengar tentang keharaman music dan larangan dari Allah dan RasulNya untuk bermain dan mendengarkan musik, tetapi karena belum memahami poin pertama maka tak membekas sedikit pun pada hatinya, bahkan mereka terkesan menutup telinga dan tak peduli terhadap nasihat mengenai keharaman musik.

Oleh karena itu hal yang paling pertama wajib difahami adalah posisi manusia terhadap Allah, yaitu sebagai budak yang taat terhadap perintah maupun larangan tuannya.

Acara dilanjutkan degan sesi kedua yaitu sharing dari para ex musisi yang menemukan jalan hidayah Allah.

dunia.. sensasimu melalaikan...


Bismillah.

Ngajar bikin pintar
Saya tumbuh di keluarga tenaga pendidik. Di keluarga mamah, semua bekerja dibidang tenaga pengajar. Hanya sebagian yang berlatar belakang sekolah keguruan (termasuk mamah), sebagian lagi setelah bekerja dibidang kuliah masing-masing, semua jatuh cinta ke mengajar. Memang bakat dan jiwanya menjadi tenaga pendidik. Dikeluarga besar kami, Mulai guru TK sampai dosen pun ada. Hal ini berpengaruh pada kehidupan saya, ada rasa senang untuk mengamalkan ilmu dan bertemu junior kuliah.
Menghadapi mahasiswa yang aktif, diam dan cuek rasanya tantangan tersendiri. Hal tersebut membuat saya lebih menggali kemampuan jika ada mahasiswa yang tidak paham dan bosan menghadapi rumus-rumus di papan tulis. Saya tertantang dengan mereka untuk menghilangkan kesan horor dengan deretan rumus yang dijabarkan.
Banyak pihak yang mendesak saya untuk tetap melanjutkan jenjang karir dalam dunia pendidikan.
Pihak yang mendukung saya dalam berkarir: Eman-eman, Ijazah yang hanya digunakan untuk mengabdi pada suami.
Memang siiiih…. tawaran dari universitas tempat saya mengabdi menggiurkan.  Selain itu tidak ada salahnya dengan ilmu yang sifatnya fardhu kifayah. Saya paham, ini tidak boleh tapi saya senang dengan kegiatan mengajar. Dalam hati ada rasa berontak antara mengajar dan ikhtilath.

Dunia itu melalaikan kawan…
Saya menjawab untuk mereka yang mendesak mengajar dunia dengan alasan mengamalkan ilmu.

Jika Allah dan Rasul yang lebih engkau cintai, niscaya gemerlapnya dunia dengan mudah akan ditinggalkan. Karir duniawi yang cerah didepan hanyalah godaan. Bukankah kita hidup di dunia ini bagaikan seorang pengelana yang beristirahat di bawah pohon.
Dunia dan akhirat itu tidak dapat berjalan bersamaan. Jika condong dunianya maka mundur akhiratnya begitupun sebaliknya. Dan saya…. Takut terjerumus dalam Futur.
Terlalu banyak waktu dan umur di masa lalu yang terlalaikan dengan dunia.
Biarkan sisa umur ini dihabiskan untuk mengenal ilmu Allah yang mengantarkan diri ini ke surgaNya.
Hati ini telah jatuh hati dengan indahnya berkumpul di majelis taklim, bahasa arab, dan kitab ulama yang mengajarkan tentang sunnah rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Aah begitu indahnya ilmu syar’i.
Semoga hati ini tetap istiqomah..
Hati yang ingin condong ke akhirat dan perlahan meninggalkan cinta dunia.

SweetRome_disela-sela revisi final project