12.03.2014

bahasa arab bahasa pendamba surga


Sering kita mendengar bahwa bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab akan tetapi hadistnya lemah sehingga tidak bisa dijadikan sandaran, tidak ada hadits shahih dari Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam tentang masalah ini.
Menngenai hadits,
أَحِبُّوا الْعَرَبَ لِثَلَاثٍ: لِأَنِّي عَرَبِيٌّ وَالْقُرْآنَ عَرَبِيٌّ وَكَلَامَ أَهْلِ الْجَنَّةِ عَرَبِيٌّ
“Cintailah orang Arab karena tiga hal; Karena aku adalah orang Arab, Al-Qur’an itu berbahasa Arab dan ucapan penduduk sorga adalah Bahasa Arab”. (HR. Hakim, Thabarani dan Baihaqi)
Imam Dzahabi rahimaullahu mengatakan dalam ringkasan kitab al-Mustadrak : Saya kira hadits ini lemah”. Ibnu Al-Jauzi rahimaullahu menyebutkan hadits ini dalam kitab Al-Maudhu’at (kumpulan hadits-hadits palsu)
Meskipun demikian banyak atsar para salaf yang menguatkan bahwa bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab.
Jika tidak bisa kita katakan bahwa “bahasa Arab adalah bahasa ahli surga” tetapi bisa kita katakan:
“Bahasa Arab adalah bahasa pendamba ahli surga”.
www.muslimafiyah.com (asuhan dr. Raehanul Bahraen)

TIGA SEBAB KEMUDAHAN



فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى ، وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ، فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى
“Adapun orang yang melakukan pemberian dan bertakwa, serta membenarkan adanya pahala yang terbaik, maka Kami akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” 
[Al-Lail: 5-7]

Ada tiga sebab kemudahan yang diterangkan dalam ayat di atas,
Pertama, kebiasaan berbagi.
Firman-Nya, “Adapun orang yang melakukan pemberian” adalah bersifat umum, mencakup pemberian dalam bentuk manfaat maupun dalam bentuk harta. Pemberian manfaat terkadang dengan ilmu pengetahuan, lisan, tenaga, dan pikiran.
Kedua, menjaga diri di atas ketakwaan.
Allah juga telah menjamin, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”
[Ath-Thalâq: 2-3],
“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.”
[Ath-Thalâq: 4]
Ketiga, meyakini adanya Al-Husnâ ‘Pahala yang terbaik’.
Al-Husnâ ditafsirkan oleh para ulama dengan beberapa penafsiran,
(1) Lâ Ilâha Illallâh,
(2) Surga,
(3) Pembalasan pahala,
(4) Ganti Pemberian,
(5) Nikmat yang Allah berikan, dan
(6) Shalat, zakat dan Puasa.
[Tafsir Ibnu Katsir dan Zâdul Masîr]
Menurut Ibnul Qayyim jiwa itu memiliki tiga kekuatan;
kekuatan memberi, kekuatan menahan, dan kekuatan pemahaman.
Kebaikan dan kebahagian seorang hamba adalah dengan kesempurnaan tiga kekuatan ini, dan kesengsaraan seorang hamba adalah dengan rusaknya tiga kekuatan ini.
Seorang yang rusak kekuatan memberinya, akan kehilangan keinginan berbuat baik dan berbagi kepada manusia.
Seorang yang rusak kekuatan menahannya, akan keluar dari jalur ketakwaan.
Seorang yang rusak kekuatan pemahaman dan ilmunya, akan mendustakan adanya Al-Husnâ.
Siapa yang menjaga tiga sebab yang tersebut dalam ayat, Allah akan memberikan kepada segala kemudahan dengan berbagai maknanya, dan akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.
Renungilah ayat yang agung ini dan amalkan dalam kehidupan, jika anda menghendaki kemudahan.

Mengapa anak bisa serupa dengan orang tuanya?


DENGAN IZIN ALLAH :
WAKTU DAN JUMLAH KELUARNYA AIR MANI MENENTUKAN JENIS KELAMIN DAN KEMIRIPAN BAGI ANAK ANTUM
1. Jika air mani laki-laki lebih banyak dan keluar mendahului air mani perempuan, maka anak yang akan lahir laki-laki dan serupa dengan ayah/keluarga ayahnya.

2. Sebaliknya, jika air mani perempuan lebih banyak dan keluar mendahului air mani laki-laki, maka anak yang akan lahir perempuan dan serupa dengan ibu/keluarga ibunya.
3. Jika air mani laki- laki keluar lebih dahulu namun air mani perempuan lebih banyak, maka akan lahir anak laki-laki dan serupa dengan ibunya.
4. Sebaliknya, jika air mani perempuan keluar lebih dahulu namun air mani laki-laki lebih banyak maka akan terlahir anak perempuan dan serupa dengan ayahnya.
5. Jika air mani laki-laki keluar mendahului air mani perempuan dan sama banyaknya maka akan terlahir anak laki-laki dan tidak khusus penyerupaannya dengan ayah dan ibunya.
6. Sebaliknya, jika air mani perempuan mendahului air mani laki-laki dan sama banyaknya maka akan lahir anak perempuan dan tidak khusus penyerupaannya.
Dalil shahihnya baca di :
ummuyahya.wc/2010/02/28/mengapa-anak-bisa-serupa-dengan-orang-tuanya/

Beberapa Sifat Kepala Rumah Tangga Ideal


Shalih Dan Taat Beribadah
Keshalehan dan ketakwaan seorang hamba adalah ukuran kemuliaannya di sisi Allah Ta’ala, sebagaimana dalam firman-Nya:

{إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ}
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu” (QS al-Hujuraat: 13).
Seorang kepala rumah tangga yang selalu taat kepada Allah Ta’ala akan dimudahkan segala urusannya, baik yang berhubungan dengan dirinya sendiri maupun yang berhubungan dengan anggota keluarganya. Allah Ta’ala berfirman:
{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ}
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya” (QS. ath-Thalaaq:2-3).
Dalam ayat berikutnya Allah berfirman:
{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْراً}
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam (semua) urusannya” (QS. ath-Thalaaq:4).
Artinya: Allah Ta’ala akan meringankan dan memudahkan (semua) urusannya, serta menjadikan baginya jalan keluar dan solusi yang segera (menyelesaikan masalah yang dihadapinya).
Bahkan dengan ketakwaan seorang kepala rumah tangga, dengan menjaga batasan-batasan syariat-Nya, Allah Ta’ala akan memudahkan penjagaan dan taufik-Nya untuk dirinya dan keluarganya.
via Ma'had Al 'Ilmi Yogyakarta

Bentengi Diri dengan Menikah


Wanita.
Dari arah manapun ia terlihat mempesona. Karena setan selalu menghiasinya.

Setanpun menggunakan wanita sebagai media, untuk meruntuhkan keimanan seorang hamba.
Tak heran jika ujian terbesar bagi kaum pria adalah fitnah wanita.
Islam memerintahkan para wanita untuk menutupi keindahan tubuhnya dari lelaki yang tidak halal baginya.
Naam.
Jilbab adalah pakaian untuk menutupi keindahan wanita.
Bukan membuat wanita semakin mempesona.
Islampun memberikan solusi sempurna.
Menikah, cara halal nan berpahala.
Iapun sebagai penyempurna setengah dari agama.
Benteng dari segala tipu daya setan yang memperalat keindahan seorang wanita.
Ust Abu Yahya Badrusalam,Lc

Sunnah Yang Ditinggalkan Oleh Banyak dari Akhwat


❊ ❊ ❊ ❊ ❊
ﺳﻨـــﺔ ﻣﻬﺠـــﻮﺭﺓ ﻟـــﺪﻯ ﺍﻟﻜﺜﻴــﺮ ﻣــﻦ ﺍﻷﺧـــﻮﺍﺕ

ﺇﺫﺍ ﺧﺮﺟﺖ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻓﻼ ﺗﻤﺶ ﻓﻲ ﻭﺳﻂ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖ !
ﻭ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺴﻨّﺔ ﻏُﻴّﺮﺕ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ، ﻓﺄﺻﺒﺤﻦ ﻳﺴﺮﻥ ﻭﺳﻂ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖ ، ﻭﻟﻴﺲ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ ﺇﻻ ﺣﺎﻓﺎﺕ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖ ﺍﺑﺘﻌﺎﺩﺍً ﻣﻦ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ !
ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻠﻨﺴﺎﺀ:
✅🌼ﺍﺳﺘﺄﺧﺮﻥ ﻓﺈﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻟﻜﻦ ﺃﻥ ﺗﺤﻘﻘﻦ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖ ﻋﻠﻴﻜﻦ ﺑﺤﺎﻓﺎﺕ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖ ".
✅🌼ﻓﻜﺎﻧﺖ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺗﻠﺘﺼﻖ ﺑﺎﻟﺠﺪﺍﺭ ﺣﺘﻰ ﺇﻥ ﺛﻮﺑﻬﺎ ﻟﻴﺘﻌﻠﻖ ﺑﺎﻟﺠﺪﺍﺭ ﻣﻦ ﻟﺼﻮﻗﻬﺎ ﺑﻪ ".
📜ﺃﺧﺮﺟﻪ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﻏﻴﺮﻩ
Jika seorang wanita keluar (ke jalan) maka janganlah dia berjalan di tengah jalan!
Dan ini adalah sunnah yang telah dirubah disisi para wanita, maka jadilah mereka (para wanita) yang berjalan di tengan jalan, dan tidak (lagi) untuk para laki laki melainkan pinggir jalan menjauhkan diri dari fitnah!
Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam telah bersabda kepada para wanita:
✅🌼“Minggirlah kalian, karena tidak layak bagi kalian untuk berjalan di tengah. Kalian harus berjalan di pinggir.”
✅🌼Sejak saat itu, ketika para wanita berjalan keluar, mereka berjalan ditepi tembok. Bahkan baju-baju mereka sampai tertambat di tembok, karena begitu dekatnya mereka dengan tembok ketika berjalan.
📜(HR. Abu Daud dan selainnya)
_____________________
🚇 F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين
 F.A.S Forum Akhwat Salafiyyah
🍒منتدى الأخوات السلفية

11.14.2014

jangan tidur dipagi hari


قال ﺍﻟﻌﻼﻣﺔ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻘﻴﻢ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ:

"ﻭﻧﻮﻡ ﺍﻟﺼّﺒﺤﺔ ﻳﻤﻨﻊ ﺍﻟﺮﺯﻕ ﻷﻥ ﺫﻟﻚ ﻭﻗﺖ ﺗﻄﻠﺐ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺨﻠﻴﻘﺔ ﺃﺭﺯﺍﻗﻬﺎ ، ﻭﻫﻮ ﻭﻗﺖ ﻗﺴﻤﺔ ﺍﻷﺭﺯﺍﻕ ﻓﻨﻮﻣﻪ ﺣﺮﻣﺎﻥ ﺇﻻ ﻟﻌﺎﺭﺽ ﺃﻭ ﺿﺮﻭﺭﺓ

ﻭﻫﻮ ﻣﻀﺮ ﺟﺪﺍ ﺑﺎﻟﺒﺪﻥ ﻹﺭﺧﺎﺋﻪ ﺍﻟﺒﺪﻥ ﻭﺇﻓﺴﺎﺩﻩ ﻟﻠﻔﻀﻼﺕ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺗﺤﻠﻴﻠﻬﺎ ﺑﺎﻟﺮﻳﺎﺿﺔ ، ﻓﻴُﺤﺪﺙ ﺗﻜﺴﺮﺍ ﻭﻋﻴّﺎً ﻭﺿﻌﻔﺎ .

📙ﺯﺍﺩ ﺍﻟﻤﻌﺎﺩ ‏( 4 / 242 ‏)

Al 'Allaamah Ibnul Qayyim rahimahullah:

“Tidur pagi menghalangi rizki, karena pada waktu pagi seluruh makhluk mencari rizkinya, pada waktu pagi dibaginya rizki, tidurnya seseorang di waktu pagi menjadi penyebab seorang terhalang (mendapat rizki), kecuali apabila dilakukan karena sebab yang mendesak dan darurat.

Tidur pagi sangat berbahaya bagi tubuh karena dengan tidur pagi membuat badan jadi loyo, juga kotoran-kotoran tubuh yang seharusnya di keluarkan dengan bergerak dan olah raga, maka dengan tidur pada pagi hari akan menyebabkan menjadi lemas dan loyo.”

📙Zaadul Ma'ad 4/242
   

F.I.S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين